Facebook-an itu menyenangkan

Facebook oh facebook. Dulu saya tidak terlalu peduli dengan booming facebook di mana-mana. Sekarang, setelah memasukinya, saya menikmatinya dan mendapatkan banyak manfaat dari facebook.

Asyik aja rasanya berkomunikasi dengan teman-teman lama, saling ledek, saling guyon, dan saling tanya kabar. Pokoknya menyenangkan.

Dipublikasi di What I do | 5 Komentar

Murid-muridku

Murid-muridku…. I love you all…. hehehe…. narsis abis. Tapi inilah aku sekarang ini. Entah kenapa aku menjadi keranjingan mengajar beberapa minggu terakhir ini. Maksudku, mengajar bukan lagi hanya sebagai tugas, tapi sebagai suatu aktivitas yang menyenakangkan. Terutama untuk kelas-kelas favorit.

Ada kenikmatan tersendiri ketika saya berdiri di depan kelas, ketika pewaris-pewaris ilmu pengetahuan itu memperhatikan begitu antusias, dan kita siap menerangkan konsep-konsep yang kita kuasai. Pun begitu ketika siswa mulai berceloteh riang sambil mengerjakan tugas yang saya berikan. Hm, benar-benar menyenangkan.

So, buat murid-muridku. Thanks ya.

ciledug71.JPG

Buat murid-muridku di NF Ciledug, saya ucapkan selamat belajar. Siapa aja ya? Hm, saya coba sebutin namanya satu per satu: Mimi, Fai, Billy, Suger, Dista, Nova, Amala, Ade, Juggy, Aldin, Eky, Diah, Fitri, Bayu, dan semuanya…. Have a nice study.

Dipublikasi di What I Feel | 2 Komentar

UAN, CAPEK, PRIVAT, DAN TIPS SUKSES UAN!

                Oh my God…! Gara-gara UAN tinggal hitungan hari, saya kena getahnya. Tiap hari pasti ada yang minta konsultasi. Mengupas soal-soal TO sekolah yang susah-susah (masa sih?). Malah terkadang ketika pulang kerja, masih ada juga yang minta konsultasi di asrama: “Kak, bisa konsultasi jam 9 malam nggak?” Yah, karena di hari-hari biasa susah menemukan waktu yang cocok, terpaksa deh dilayani. Walau sebenarnya, CAPEK BANGET…!

                 Tapi untungnya, UAN ini ada berkahnya juga. Saya jadi kebanjiran order privat. Lumayan buat nambah uang saku. Jadi untuk urusan makan dan keperluan sehari-hari mah, nggak usah pergi bolak-balik ke ATM. Gaji satu bulan aman deh. Gaji mah simpan saja buat beli apartemen (hehehe, ngayal).

                 Ngomong-ngomong tentang UAN, saya jadi teringat kisah masa lalu ketika menjelang EBTANAS. Dulu untuk menghadapi ‘makhluk’ yang satu ini, saya biasanya mempersiapkannya selama lima bulan sebelumnya. Tiap hari tidak lepas dari baca buku. Garis bawahi yang penting-penting. Tulis pertanyaan di buku tulis. Terus minggu berikutnya mengulang pelajaran dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah ditulis. Begitu seterusnya. Tapi alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan. Dari mulai SD, SMP, dan SMU, pada saat kelulusan saya selalu menjadi juara umum (bukan bermaksud pamer lho, hehehehe). Tapi kalau kuliah sih beda lagi ceritanya. Berat….!

                 Untuk pelajaran hitungan, nah ini dia yang agak sulit. Mau tidak mau harus banyak latihan. Biasanya saya membaca konsepnya dulu sampai benar-benar mengerti. Terus setelah itu latihan soal-soal. Jika tidak bisa menyelesaikan soal tersebut, saya lihat pembahasannya di bagian belakang buku. Dipelajari sampai mengerti dan lanjut deh ngerjain soal-soal sejenis untuk bab yang sama. Setelah satu bab benar-benar mlotok, lanjut deh ke bab berikutnya. Dibaca konsepnya, latihan lagi, begitu seterusnya.

                 Sepintas kerjaan kayak gini bikin capek. Tapi kalau dijalani, asyik juga kok. Apalagi kalau dikerjakan bareng-bareng. Misalnya, dengan sering-sering ngadain belajar bersama. Dulu juga saya sering belajar bersama. Sewaktu SMA saya tinggal di Majlis Taklim. Temen-temen saya yang gokil-gokil, Hendrik Sanjungan, Aliansya Akbar, Undana, Rozi, Jako, biasanya datang berkunjung dengan wajah tanpa dosanya untuk minta makanan belajar. Nah, kalo bareng-bareng belajarnya biasanya enak. Bisa lebih semangat. Bisa lebih enjoy karena diselingi dengan bercanda-canda, makan-makan, nyanyi-nyanyi,  jitak-jitakan, walau terkadang kebanyakan jitak-jitakannya sih daripada belajarnya. Hehehe.

                 Oya, satu lagi yang kelihatan sepele tapi cukup penting. Bisanya kalau saya bisa mengerjakan sebuah soal, maka saya akan memberi kode di samping soal tersebut dengan tulisan YES!, atau SUKSES!. Kalau gagal saya kasih tulisan NO. Menurut saya ini penting secara psikiologis, karena kita akan lebih percaya diri. Dan dalam bahasa manajemen sekarang mungkin disebut “Rayakanlah keberhasilan, sekecil apapun.” Jadi rayakanlah, rayakanlah, rayakanlah ketika kita bisa mengerjakan satu soal. Tapi nggak perlu pake sukuran bikin tumpeng, hehehe. Cukup dengan hal-hal sederhana. Misal dengan memberi tanda YES! tadi.

                 Saya juga biasanya memberi label pada persiapan saya mensukseskan ujian akhir. Masih ingat waktu SMP, nama persiapannya adalah SUKSES EBTANAS ’98. Ditulis di atas kertas putih, dibuat logonya seperti logo SEAGAMES, atau PON, atau OLIMPIADE. Terus ditempel di dinding. Saya juga mempunyai buku tulis khusus yang ditempeli logo tersebut, isinya pertanyaan-pertanyaan singkat materi yang sudah saya pelajari, lembar jawaban TRY OUT,  jadwal belajar, sekaligus ada daftar tempat belajarnya supaya variatif, misal dapur, kamar, ruang tengah, teras, dan lain-lain. Saya juga menulis target nilai untuk setiap pelajaran dan ditempel di dinding. Hasilnya dengan cara seperti itu, atmosfer belajarnya jadi lebih kerasa.

                 Cara-cara seperti ini saya lakukan juga menjelang SNMPTN (dulu UMPTN), dan hasilnya saya lolos walau di pilihan kedua (kasihan….). Juga ketika saya akan menjalani test tulis di Nurul Fikri. Alhamdulillah lolos juga. Jadi, yah, cara-cara seperti ini terbukti ampuh buat saya. Semoga tips-tips saya ini bisa cocok dengan adik-adik semua yang akan menjalani UAN. Semoga bermanfaat.***

 

PS :

Buat murid-murid privat saya Indah Permata Sari, Nimaz Annisa, dan Icha, rajin-rajin belajar ya. Juga buat trio kwek-kwek Sulis, Lola, Vinda, ayo semangat. Trus buat kwartet dari Palmerah Gala, Ayu, Yessy, dan Iin, lebih serius ya eneng-eneng. Pokoknya buat seluruh siswa NURUL FIKRI di cabang Palmerah, Pangkalan Jati, Bintaro, Petukangan, Ciledug, Tangerang, dan cabang NF lainnya di seluruh nusantara. Dan umumnya buat seluruh siswa-siswi Indonesia semuanya, generasi penerus bangsa, penerima tongkat estafet ilmu pengetahuan. Terus Berjuang. Keep Fight! Bantai soal-soal UAN. Hehehe.

                 Kita Maju Bersama Allah, Menuju Masa Depan Cemerlang.

Dipublikasi di What I Feel | 3 Komentar

Tolong…. saya lagi keranjingan Ngeblog…!

Entah kenapa beberapa hari terakhir ini saya keranjingan ngeblog. Sampa-sampai begadang semalaman hanya untuk pasang-pasang widget doang. Hm, inilah hobi, kalau sudah kesenengan, beginilah akhirnya.

Tapi ngomong-ngomong, ngeblog memang menyenangkan. Salah satu tujuan saya ngeblog adalah, saya merasa berhutang budi dengan internet. Jika saya punya pertanyaan tentang sesuatu, saya tinggal buka google (baik di handphone atau laptop), terus searching di sana. Dan biasanya jawabannya langsung ada, saat itu juga, dan memuaskan.

Siapa mereka yang memberi jawaban pada saya? Tentu bukan siapa-siapa. Mereka tidak mendapat “apa-apa” dari saya. Mereka hanya share ilmu yang mereka punya pada siapa pun yang membutuhkan. Jadi, alangkah memalukannya saya jika hanya menodong ilmu dari internet, dan tidak memberikan balas jasa pada makhluk yang bernama internet tersebut.

So, walau hanya secuil, pasti ada sesuatu yang bisa saya berikan untuk internet, agar bisa dibaca oleh semuanya. Semoga saya bisa terus mengupdate blog ini dengan rutin dan mengisinya dengan hal-hal yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Jadi teringat pesan wali kelas saya dulu, dengan mengutif sabda Nabi, beliau berkata “Khoirunnas, Anfa uhum Linnas.” Sebaik-baik manusia, adalah yang berguna bagi manusia yang lainnya.

Dipublikasi di What I Feel | 4 Komentar

Lama tidak Posting….

Aduh…. kok lama sekali tidak poting. Padahal hampir tiap hari saya Online. Kok ngerasa nggak mood aja untuk nulis-nulis di sini.

Ya udah mulai sekarang saya berharap saya bisa rajin posting lagi. Sebenarnya banyak hal yang ingin saya tulis. Di antaranya adalah….

  • Pengalaman sehari-hari yang mengesankan.
  • Opini tentang isu-isu yang populer.
  • Kisah masa lalu yang unik dan lucu.
  • Profil sahabat-sahabat saya.
  • Artikel-artikel dakwah.
  • Tips-tips seputar menulis, marketing, fisika, teknik belajar, dan lain-lain.

Semoga kedepannya saya bisa menulis ini semua. Tapi ngomong-ngomong kok nggak bisa upload gambar ya. Aneh…..

Dipublikasi di What I Feel | 9 Komentar